Program CSR Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Lampung

Provinsi Lampung mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 5,15% pada 2016. Langkah ini diitingi dengan peningkatan daya saing ke peringkat 14 dari 25 pada waktu yang sama.

“Program CSR dapat mendukung pertumbuhan ekonomi serta daya saing daerah Lampung,” kata Gubernur Muhammad Ridho Ficardo, di Bandarlampung, Sabtu (8/7/2017).

Berapa jumlah perusahaan yang melakukan CSR pada 2016 tidak disebutkannya. Angka ini hanya dikemeukan sebesar 67 perusahaan pada Juli 2017 atau naik dari 61 perusahaan pada Mei 2017.

“Saya mengapresiasi terus meningkatnya jumlah perusahaan yang menggelar kegiatan CSR,” ujarnya,

Ridho meminta misi CSR terus digelorakan perusahaan-perusahaan. Visi yang dimaksud adalah mendampingi, memfasilitasi, berbagi inspirasi, dan menjaga marwah semangat CSR.
“Ini diperlukan karena selain dampak positif kemajuan pembangunan, ada juga dampak negatifnya,” jelsnya.

Namun, apa dampak positif dan negatif dari pelaksanaan CSR tidak diungkapkannya. Dia hanya menuturkan dibalik pertumbuhan positif itu juga harus ikut meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya mengajak forum CSR bersama Pemprov Lampung memanfaatkan dampak pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTSS) dan Bandara Radin Inten II yang tak lama lagi berstatus internasional,” jelasnya.

Forum CSR Lampung menyevutkan sebanyak 98 program ini dilakukan 67 perusahaan sampai Juli 2017. Program ini terdiri dari program sosial sebanyak 77 program, ekonomi delapan program, dan lingkungan 12 program.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*